Pawintenan Pemangku & Srati

Pawintenan atau Mawinten berasal dari kata “mawi” dan “inten”. Mawi adalah kata bahasa Kawi yang berarti bersinar, Inten berarti intan atau permata. Dengan demikian, maka orang yang sudah mawinten diibaratkan sebagai permata yang berkilauan karena lahir batinnya sudah disucikan. Mengapa perlu disucikan? Sebagai pelayan Ida Sang Hyang Widhi sekaligus pelayan masyarkat, seorang Pemangku harus bertanggung jawab atas kesucian Pura yang diemongnya. Karena itu sebelum diresmikan sebagai Pemangku, seseorang yang ditunjuk atau dipilih menjadi Pemangku terlebih dahulu harus disucikan dengan cara menjalani upacara penyucian diri yang dinamakan Upacara Pawintenan.

Bagi calon Pemangku atau Srati Banten yang ingin melaksanakan upacara Pawintenan, Yayasan Griya Gede Manik Uma Jati siap membantu melaksanakan upacara Pawintenan bagi Pemangku dan Srati Banten.


Hubungi Kami Untuk Informasi Lebih Lanjut


Gallery Kegiatan

 Griya Gede Manik Uma Jati

  Jl. Raya Pemogan Gg. Dangin Uma 2 No. 50, Kepaon-Denpasar

    628123941446 |    628123941446

    info@griyagedemanikumajati.org

© Yayasan Griya gede Manik Uma Jati Denpasar
logo-griya-gede-manik-uma-jati-web.png